Selamatkah Vaksin Untuk Bayi: Vaksin MMR Vs Autism


Autisme adalah suatu gangguan perkembangan anak berupa gangguan interaksi sosial dan komunikasi (bukan semata-mata gangguan berbicara).Autisme sering dihubungkan dengan imunisasi, namun berdasarkan banyak penelitian hal ini tidak dapat dibuktikan.
Imunisasi MMR adalah imunisasi untuk mencegah mumps = gondongan, measle = campak, rubella = campak jerman. Imunisasi ini diberikan sejak anak berumur 12 bulan (jika anak belum pernah mendapatkan imunisasi campak) atau ketika berumur 15 bulan dengan booster pada usia 4-6 tahun.

Imunisasi MMR ini penting sekali, khususnya ketika usia pra-sekolah. Memang, imunisasi ini tidak mencegah 100% timbulnya penyakit tersebut. Akan tetapi, pemberian imunisasi dapat meringankan perjalanan penyakit, juga mencegah komplikasi yang ditimbulkan dari penyakit tersebut, antara lain radang otak (ensefalitis) dan radang paru (pneumonia). 
Tidak ada hubungan antara imunisasi apa-apapun termasuk MMR dengan autisme. Autisme bukan suatu condition mendadak, akan tetapi sudah ada sejak anak tersebut dilahirkan. Tetapi untuk mengesan autisme sangat sulit pada bayi kecil atau anak dibawah 1 tahun. Setidaknya gangguan perkembangan ini baru mulai dikesan atau diketahui ketika anak mulai dapat berbicara, berkomunikasi, ataupun berinteraksi sosial.
So sebagai peringatan, tidak ada kaitannya antara imunisasi dan autisme, maka berikanlah imunisasi ini sesuai dengan jadual yang telah disyorkan oleh pihak hospital dan doctor.
Untuk maklumat lebih detail mengenai Vaksin Vs Autism, anda boleh rujuk pada sini 

0 comments:

Post a Comment